Pages

Thursday, March 26, 2009


BAGAIMANA MELAKSANAKAN PROSES PERALIHAN HAK ATAS TANAH & PENDAFTARAN DI KANTOR PERTANAHAN

Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena jual Beli (atas hak Sertifikat ) :

  • Sertifikat
  • Salinan Akta sebelumnya.
  • SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
  • KTP suami istri (penjual)
  • Surat Nikah (penjual)
  • Kartu keluarga (penjual)
  • NPWP penjual
  • KTP pembeli
  • Bukti bayar BPHTB
  • Bukti bayar PPH
  • Kwitansi jual beli

Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena jual beli ( Tanah bekas milik Adat ) :

  • Salinan letter C / petok desa / kikitir yang diketahui oleh kepala desa
  • Warkah dari Desa (Riwayat Tanah, surat pernyataan penguasaan fisik, surat pernyaan tidak sengketa, belum pernah memiliki sertipikat sebelumnya)
  • SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
  • KTP suami istri (penjual)
  • Surat Nikah (penjual)
  • Kartu keluarga (penjual)
  • NPWP penjual
  • KTP pembeli
  • Bukti bayar BPHTB
  • Bukti bayar PPH
  • Kwitansi jual beli

Syarat - syarat Pengurusan Peralihan Hak karena Hibah (orangtua ke anak)

  • Sertifikat
  • Salinan Akta sebelumnya
  • SPPT PBB & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
  • KTP Suami/istri (pemberi hibah)
  • Surat Hibah (pemberi hibah)
  • Kartu Keluarga (pemberi hibah)
  • Akta kelahiran (penerima hibah)
  • KTP (penerima hibah)
  • Surat pernyataan pasal 99 (penerima hibah)
  • Bukti bayar BPHTB 50 % ( NJOP - Tidak kena pajak) x 5 % )

Syarat - syarat peralihan hak karena Hibah (umum) :

  • Sertifikat
  • Salinan Akta sebelumnya
  • SPPT & STTS PBB ( 5 tahun terakhir )
  • KTP suami istri (pemberi hibah)
  • pernyataan belum kawin (pemberi hibah)
  • Surat pernyataan dan pasal 99
  • Bukti setor BPHTB

Syarat Pengurusan Peralihan Hak karena Bagi Waris :

  • Sertifikat
  • Salinan Akta sebelumnya
  • SPPT & STTS PBB ( 5 tahun terakhir)
  • Surat keterangan silsilah waris
  • KTP ahli waris (pemberi hak waris)
  • KTP ahli waris (penerima hak waris)
  • Bukti setor BPHTB

2 comments:

  1. Terimakasih atas informasinya...Mohon penjelasanya.

    ReplyDelete
  2. saya bru saja membeli rumah dgn status HGB, tp di sertifikat hak peralihan atas tanah..koq belum ada atas nama saya sbg pembeli..pdhl kata si penjual rumah, akan mengurus smua surat2 yg bersangkutan..tp koq belum atas nama saya..yg ada hanya akta jual beli,dimana penjual telah menjual kpd pembeli atas nama saya..saya jd bingung,krn biasanya klo udah deal meskipun HGB, kan hrusnya udah balik nama dr penjual ke pembeli..gimana neh,bingung ..saya merasa dibohongi oleh penjual..

    ReplyDelete